SEGI DAERAH- Satu warga Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia setelah gempa bumi magnitudo 6,4 yang mengguncang wilayah tersebut pada Jumat (6/2/2026) dini hari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Radite Suryo Anggono mengatakan, korban bernama Joko Santoso (53), warga Desa Tanjungpuro, Kecamatan Ngadirojo.
"Dampak gempa dini hari tadi, terdapat satu warga yang meninggal dunia," tutur Radite saat dikonfirmasi di Pacitan, Jawa Timur, seperti dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen petugas di lapangan diketahui korban tidak meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Almarhum diduga mengalami kondisi kejut setelah gempa terjadi.
Menurut Radite, korban sempat keluar rumah untuk menyelamatkan diri saat gempa mengguncang, dan bahkan masih sempat berbincang dengan tetangganya. Namun ketika hendak kembali ke dalam rumah, korban tiba-tiba terjatuh.
"Korban sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi tidak tertolong. Dugaan sementara meninggal akibat syok," ujarnya.
Selain korban jiwa, BPBD Pacitan menerima laporan adanya kerusakan bangunan di sejumlah wilayah. Hingga Jumat siang, petugas masih melakukan pendataan dan pemantauan dampak gempa di seluruh kecamatan.
Sebelumnya, gempa magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026), pukul 01.06.10 WIB dini hari. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, lokasi gempa ini berada pada koordinat 8,99 LS-111,18 BT dengan episenter gempa berada di laut 90 Km Tenggara Pacitan.
"Kedalaman 10 Km," tulis BMKG.
BMKG menyebut, gempa tidak berpotensi tsunami. Meski begitu, warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
(Sumber:Liputan6)







0 comments:
Posting Komentar