SEGI DAERAH- Korban perempuan mendominasi laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dengan bentuk kekerasan fisik, psikis hingga seksual.Bahkan, sejumlah kasus KDRT di Indonesia berujung kematian.
Pada Selasa (3/2/2026) lalu, seorang ibu rumah tangga di Blitar, Jawa Timur berinisial SN (48) tewas dianiaya suaminya, R (44).
Mereka sempat terlibat cekcok dan penganiayaan terjadi saat anak tidur.
Kasus KDRT yang berujung kematian kembali terjadi di Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, Bengkulu pada Kamis (5/2/2026).
Korban Aulia Zakrike (19) yang sedang hamil dibunuh suaminya, Oga Yunanda (23) menggunakan senjata tajam.
Pelaku dan korban merupakan pengantin baru, namun telah pisah rumah.
Kasat Reskrim Polres Lebong, AKP Darmawel Saleh, menerangkan pelaku mendatangi rumah korban dan mengajaknya berhubungan badan.
Namun, ajakan itu ditolak lantaran korban ingin berpisah dengan pelaku.
Dalam keadaan emosi, pelaku membekap korban hingga melakukan rudapaksa Ia kemudian membunuh korban menggunakan pisau agar aksinya tak diketahui warga.
“Dari hasil pemeriksaan, faktor utamanya karena sakit hati. Pelaku merasa tertekan akibat berbagai permasalahan rumah tangga yang terjadi,” tuturnya, Sabtu (7/2/2026)
Selama menjalin rumah tangga, pelaku dan korban sering cekcok karena persoalan ekonomi.
“Pelaku mengaku sakit hati, permasalahan keluarga, sehingga dendam,” sambungnya.
Saat kejadian, kedua orang tua korban sedang bekerja sehingga pelaku leluasa melakukan tindak Kekerasan.
Pelaku meninggalkan jasad di rumah dan membuat alibi berada di rumah orang tua agar tak dicurigai.
Jasad pertama kali ditemukan oleh ayah korban sepulang berjualan di pasar.
“Saat ini pelaku sudah kita amankan dan kita tahan,” tandasnya.
Terdapat luka sayatan serta senjata tajam pisau di lokasi kejadian.
"Selain luka sayatan, juga didapati adanya bekas cengkeraman kuku di sekitar luka pada leher korban,” tukasnya.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Lebong untuk proses autopsi.
“Sesuai keterangan dokter, korban sudah meninggal kurang lebih enam jam sebelum ditemukan. Hal itu diperkuat dengan kondisi mayat yang sudah mulai kaku,” pungkasnya.
(Sumber:Tribunnews.com)







0 comments:
Posting Komentar