Sabtu, 06 Desember 2025

Wapres Gibran Sampaikan Permohonan Maaf Pilu kepada Pengungsi Banjir Sumatra


Wapres Gibran Rakabuming di Batang Toru, Tapanui Selatan, 4 Desember 2025. (Rahel Narda Chaterine/Kompas.com)

SEGI DAERAH –Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan permohonan maaf yang cukup menyentuh kepada para pengungsi banjir dan longsor di Sumatra Barat dan Sumatra Utara, Kamis (4/12).

Dalam kunjungannya itu, Gibran terlihat berbicara pelan dan penuh kehati-hatian, tanpa sedikit pun menampilkan senyuman, menunjukkan kesedihan mendalam atas bencana yang menimpa masyarakat.

Gibran tiba di posko pengungsian Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Di hadapan ratusan warga, dia menyampaikan salam duka cita dari Presiden Prabowo Subianto serta memastikan bahwa pemerintah pusat terus bekerja keras mempercepat proses penanganan bencana.

“Bapak-Ibu tidak sendiri,” ujarnya dalam pertemuan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pemulihan akses jalan, distribusi logistik, hingga percepatan bantuan darurat akan menjadi prioritas utama.

Dalam kunjungan ini, Gibran didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah serta politisi Gerindra, Andre Rosiade. Setelah dari Agam, Wapres melanjutkan perjalanan ke Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

Di lokasi tersebut, Gibran kembali meminta maaf kepada warga secara langsung.

Pengungsi menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari kebutuhan makanan, akses kesehatan, hingga tempat tinggal sementara.

Setiap permintaan dicatat dan langsung dijanjikan tindak lanjut melalui koordinasi pemerintah pusat.

“Segera kami percepat semua yang menjadi kebutuhan mendesak,” tegas Gibran di hadapan para pengungsi.

Simbol Komitmen Pemerintah Pusat dalam Pemulihan Bencana Kehadiran Gibran di tengah para korban menjadi pesan kuat bahwa pemerintah tidak tinggal diam.

Langkah ini juga menegaskan bahwa penanganan banjir Sumatra mendapat perhatian penuh dari tingkat pusat, sejalan dengan arahan Presiden untuk memastikan pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Gibran menekankan bahwa bencana ini adalah ujian bersama, dan solidaritas nasional harus menjadi kekuatan untuk bangkit.

Harapan Baru bagi Korban Bencana. Dengan adanya kunjungan ini, masyarakat berharap pemulihan daerah terdampak dapat berlangsung lebih efektif.


(Sumber:RadarLamongan)

0 comments:

Posting Komentar